Pencarian berdasarkan :
Pencarian terakhir:
Text
Hak Cipta : Dahulu, Kini Dan Esok
Apa itu hak cipta? Hak cipta itu hak siapa? Apakah hak pencipta, yang memberinya hak menuntut bagian dari setiap pasar yang mau membayar untuk memperoleh salinan karya ciptanya? Atau apakah hak pemakai, yang memberikan padanya hak untuk menikmati salinan karya cipta dengan Cuma-Cuma, kecuali jika pencipta atau penerbit dapat membuktikan Pertarungan kepentingan antara kepentingan pribadi dan kepetingan masyarakat mewarnai perjalanan panjang hak cipta sejak mesin cetak Gutenberg hingga kini, zaman kontak komunikasi kayangan berlandas teknologi digital. Masa depan dengan system digital akan merupakan tahap berikut, dan barangkali tahap terakhir, dari perjalanan panjang hak cipta sejak sekitar tiga abad yang lalu untuk mewujudkan tujuannya: menghubungkan pencipta dan penggemarnya sedekat-dekatnya, bebas dari campur tangan penguasa politik atau kesewenang-wenangan kehendak seorang pelindung. Tantangan utama yang dihadapi akan berupa bagaimana agar perjalanan ini bersih dari rintangan-rintangan proteksi dan sejalan dengan logika sejarah hak cipta, bahwa cara terbaik untuk menghubungkan pencipta dengan penggemarnya adalah memperluas hak cipta ke setiap sudut pasar yang dikunjungi orang untuk menikmati karya sastra dan seni berhak cipta. Jika sejarah dapat dipakai sebagai pegangan, hasilnya tentunya adalah mekarnya keanekaragaman di bidang politik dan budaya, yang menjamin bahwa semua suara tersalurkan dan mendapat peluang yang sama untuk didengarkan.
Tidak tersedia versi lain